Archive for reuni

Reuni

Posted in 1, Artikel with tags , , on January 31, 2009 by dessirajino

Reuni …
Reuni karena facebook
Reuni a la facebook
Hahaha, betul …  akhir2 ini banyak sekali kudengar :

Thanks to facebook, aku ketemu lagi teman2 lamaku …

Duh, asik banget bisa ketemu my long lost friend di facebook

Seminggu yang lalu, hasil dari temu facebook juga lah, suamiku kumpul2 reuni-an dengan teman2 SMA-nya yang kebetulan laki-laki semua. Pulang kumpul2, dia cerita bahwa selain kelompoknya, ada pula kelompok reuni-an lain yang duduk di sebelahnya. Hahaha … baik betul ya Mr. Zuckerberg, berhasil menyatukan orang dalam waktu yang relatif singkat.

Ok, cukup sudah dengan sang facebook

Bicara mengenai reuni, aku selalu teringat film “Romy & Michelle’s High School Reunion”. Betapa banyak hal yang membuat orang bersiap diri menghadapi satu event ‘reuni’ … hihihi (btw, lucu banget deh Mira Sorvino & Lisa Kudrow).

Seperti juga di milis teman2 SMAku yang lumayan meriah oleh komentar ‘after reunion‘, pembicaraan berkisar antara gosip lama dan baru, si anu jadi beda ya, si inu gemuk banget sekarang, pak guru x dulu begini sekarang begitu, si y dulu gebleg eh ternyata sekarang bisa jadi milyarder lho. Pun berbagai motivasi orang ingin datang bereuni, semisal ingin ketemu lagi ‘pacar’ lama, ingin terlihat sukses, atau alasan sederhana ..  kangen dengan suasana masa lalu.

Sebenarnya, kalau kulihat, apapun motivasi maupun hasil dari temu kangen itu sendiri, positif maupun negatif … kita memang membutuhkan suasana kembali ke masalalu. Teringat tulisanku beberapa waktu lalu, melalui perjalanan kembali itulah kita serasa disegarkan kembali, serasa melakukan napaktilas perjalanan hidup. Sebaik atau seburuk apapun jalan yang kita pilih hingga titik dimana kita berada sekarang, masalalu adalah bagian dari kita berproses. Suka atau tidak, itulah yang membentuk diri kita.

Menjalani kembali napaktilas hidup kita, terkadang timbul pertanyaan .. kenapa ya dulu aku nggak begini atau begitu, atau semestinya aku dulu beginu atau begono. Penyesalan, apapun bentuknya itu, adalah bagian dari karakter ke-manusia-an kita, namun pernahkah terpikir apabila ternyata jalan yang kita tempuh lain daripada yang kita jalani sekarang ? Kembali ke pertanyaan tadi, so .. apakah kita menyesal dengan hidup yang kita jalani saat ini ? Hmmm .. hopefully not, because we should be very grateful of what we have right now.  Otherwise, you may have nothing at all.

Well .. aku sih senaaaang sekali bisa bertemu banyak teman lagi sesudah sekian lama (uih .. 23 tahun lalu, hampir 1/4 abad). Kenangan lama tentu tak akan hilang, bahkan bisa jadi doping buat kehidupanku selanjutnya. Seringkali masih kutemui teman yang terkadang membuatku terpana dengan pernyataan

Duh, reuni ya, Des ? Malu ah ketemu teman2 semua yang udah pada sukses. Gue kan masih ‘begini-begini’ aja …

Sayang sekali ya … mereka kehilangan kesempatan mengenal kembali dirinya sendiri, karena melalui masalalu dan teman masa kecil kita .. disitulah kehidupan sebenarnya.

Tapi jangan lupa untuk kembali kepada tempat dimana kita berada sekarang. Mungkin sudah waktunya pula kita membiarkan semua peristiwa itu tersimpan rapi seperti bundel CD Our Sweetest Golden Memories, dan bisa mengatakan “selamat tinggal kenangan indah …. sorry, aku harus kembali kepada hidupku saat ini”.